Pengembangan Bahan Ajar Indonesia melalui Cerita Islam di Madrasah Ibitidaiyah Negeri 1 Legok

Penulis

  • Novi Irwansyah STKIP Setiapada Nusantara
  • Widya Gusfita STKIP Setiapada Nusantara
  • Ade Fitri STKIP Setiapada Nusantara

Kata Kunci:

Pengembangan Bahan Ajar, Bahasa Indonesia, Cerita Islami

Abstrak

Pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia melalui Cerita Islami merupakan salah satu sarana guna membantu
memahamkan siswa dalam proses pembelajaran. Bahan ajar Bahasa Indonesia melalui Cerita Islami dapat
digunakan sebagai alat bantu guru dalam proses pembelajaran di kelas sehingga guru tidak hanya menggunakan
metode konfensional dalam mengajar. Berdasarkan dari hasil wawancara dengan Ibu Khotimah selaku guru kelas
IV-C MIN 1 Legok, dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia yang diterapkan di sekolah kurang bervariasi.
Selain itu kurangnya buku bacaan yang dapat menunjang pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini
adalah mendiskripsikan spesifikasi produk yang dihasilkan berupa bahan ajar Bahasa Indonesia melalui Cerita
Islami untuk tematik kelas IV di MIN 1 Legok, menjelaskan perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia yang
menggunakan bahan ajar Bahasa Indonesia melalui Cerita Islami dan yang tidak menggunakan bahan ajar Bahasa
Indonesia melalui Cerita Islami.
Bentuk penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif dengan analisis data secara kualitatif dan
kuantitatif. Penelitian dengan pendekatan kualitatif menggunakan validasi ahli materi, ahli media, ahli
pembelajaran Bahasa Indonesia/guru kelas, dan siswa, sedangkan penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan
rumus uji T dan menggunakan penghitungan komputer SPSS. Jenis penelitian ini adalah Research and
Development, yang mengacu pada model Dick & Carey.
Hasil dari penelitian Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Melalui Cerita Islami di MIN 1 Legok
memenuhi kriteria valid dengan hasil uji ahli materi mencapai tingkat kevalidan 95%, ahli desain mencapai 96%,
untuk ahli pembelajaran Bahasa Indonesia mencapai 98%, untuk hasil uji coba kelompok kecil 94%, dan untuk
hasil uji coba lapangan mencapai 95%, bahan ajar melalui Cerita Islami secara efektif meningkatkan hasil belajar
siswa yakni dengan melihat nilai rata-rata dari kelas eksperimen 92 dan dari kelas kontrol 76. Pada uji T dengan
menggunakan rumus uji t-tes berkorelasi dengan tingkat kepercayaan 95% diperoleh hasil t hitung ≥ t tabel yaitu 5,44
≥ 2,14 artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga, terdapat perbedaan yang signifikan terhadap buku ajar yang
dikembangkan.

Diterbitkan

01-11-2021

Cara Mengutip

Novi Irwansyah, Widya Gusfita, & Ade Fitri. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Indonesia melalui Cerita Islam di Madrasah Ibitidaiyah Negeri 1 Legok. JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS, 1(1), 5–18. Diambil dari https://www.jupisi.untara.ac.id/index.php/jupisi/article/view/5
Abstrak viewed = 185 times