Peran konsep diri siswa dalam membangun perilaku asertif

Penulis

  • Rizqi Alifiah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Ditta Febrieta Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Kata Kunci:

Konsep Diri, Perilaku Asertif, Siswa SMA

Abstrak

Siswa saat ini pada prinsipnya mempunyai kemampuan dalam mengemukakan pendapat, berani bertanya dan memberikan pendapat yang kritis, namun ada pula siswa ketika memberikan pendapat lebih memilih untuk diam karena beragam argumen seperti: malu, takut tidak kompeten, takut ditertawakan, dan lain-lain. Perilaku asertif adalah tingkah laku seseorang yang mampu berbuat sesuai kemauannya sendiri, membela diri tanpa merasa gugup, mengungkapkan perasaannya menjalankan hak pribadinya dengan berkata apa adanya ​ tidak terhalang, dan tidak melampaui batas orang lain. Perilaku asertif dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu konsep diri. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memahami pengaruh konsep diri terhadap perilaku asertif pada siswa di Jakarta. Responden penelitian ini melibatkan siswa di Jakarta sebanyak 132 responden. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Regresi Linear Sederhana dan menemukan adanya pengaruh konsep diri terkait perilaku asertif. Hasil menunjukkan bahwa konsep diri memberikan pengaruh sebesar 31,6 %. Hasil ini juga menunjukan bahwa perilaku asertif lebih tinggi kepada laki-laki daripada perempuan, namun tidak ditemukan adanya perbedaan konsep diri berdasarkan jenis kelamin.

Unduhan

Diterbitkan

13-05-2024

Cara Mengutip

Alifiah, R., & Febrieta, D. (2024). Peran konsep diri siswa dalam membangun perilaku asertif. JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS, 3(2). Diambil dari https://www.jupisi.untara.ac.id/index.php/jupisi/article/view/74
Abstrak viewed = 425 times